MUNTILAN – Semangat menebar manfaat dan melestarikan budaya mewarnai peringatan Milad ke-19 SMP Muhammadiyah Plus (MPlus) Gunungpring. Mengusung tema “19 Tahun Mengabdi dengan Hati, Menginspirasi Tanpa Henti”, sekolah ini menggelar rangkaian kegiatan tiga hari berturut-turut yang memadukan kepedulian sosial, kesehatan, hingga pelestarian budaya.


Rangkaian milad dimulai pada Kamis dengan aksi pengumpulan sembako oleh seluruh siswa. Dengan penuh antusias, siswa kelas 7 membawa minyak goreng, kelas 8 mengumpulkan mie instan dan gula pasir, sementara kelas 9 membawa beras. Semangat kedermawanan ini berhasil dihimpun oleh para ustaz dan ustazah menjadi 150 paket sembako siap salur. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi nyata bagi siswa untuk mempraktikkan teologi Al-Ma’un sejak dini.
Keseruan berlanjut pada Jumat pagi dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh seluruh murid dan guru karyawan MPlus. Menelusuri jalur di wilayah Gunungpring dan sekitarnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk kebugaran fisik, tetapi juga mempererat silaturahmi dengan lingkungan sekitar. Puncaknya, para murid dan anggota IPM dibantu para ustaz-ustazah membagikan 150 paket sembako secara door-to-door kepada warga. Raut bahagia terpancar dari wajah para penerima manfaat. Doa tulus pun mengalir dari bibir warga:


“Mugi-mugi SMP MPlus Gunungpring tansah pinaringan berkah, murid-muridipun dados lare sholeh-sholehah, lan sekolahipun saged terus paring manfaat kagem masyarakat kathah. Amin.” (Semoga SMP MPlus Gunungpring selalu diberikan keberkahan, murid-muridnya menjadi anak sholeh-sholehah, dan sekolahnya bisa terus memberi manfaat bagi masyarakat luas.)


Puncak peringatan pada Sabtu, 24 Januari 2026, berlangsung sangat unik. Tidak seperti upacara pada umumnya, seluruh peserta mengenakan busana adat Jawa. Unsur kebudayaan semakin kental karena seluruh tata cara upacara disampaikan menggunakan tuturan Jawa Krama. Hal ini menegaskan pesan kuat bahwa Muhammadiyah sangat menghargai dan tidak anti terhadap budaya lokal. Bapak Muh Rofi, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PDM Kabupaten Magelang, yang bertindak sebagai pembina upacara, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.

“Selamat Milad ke-19 untuk MPlus. Teruslah menjadi sekolah yang luar biasa, sekolah yang tidak hanya mengejar nilai, tapi selalu menginspirasi,” pesan beliau.


Acara ditutup dengan sarasehan hangat bersama pengurus PRM Gunungpring. Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMP MPlus Gunungpring, Ustazah Efi Nurul Utami, memberikan pesan reflektif yang mendalam. Beliau menegaskan bahwa capaian besar yang diraih selama ini jangan sampai membuat seluruh elemen sekolah terjebak di zona nyaman.

“Banyak pihak yang kini mulai mengadaptasi bahkan menggunakan sistem kita secara terang-terangan. Ini tandanya kita harus terus berinovasi. Saya sangat mengapresiasi kerja keras luar biasa dari para guru, karyawan, serta sinergi yang sangat harmonis dengan jajaran pengurus,” ungkap beliau dengan penuh syukur.


Di usia yang ke-19 ini, teriring doa semoga SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring senantiasa menjadi kawah candradimuka yang melahirkan generasi berakhlak mulia, cerdas secara intelektual, dan peka secara sosial. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan bagi seluruh keluarga M Plus untuk terus berinovasi, menjaga amanah, dan tetap menjadi mercusuar pendidikan yang mencerahkan bagi umat dan bangsa. MPlus, Sekolah Para Juara! (by_Alma_dhio)

🎯 Ingin Anak Anda Tumbuh Jadi Generasi Berprestasi & Berkarakter?

📌 Info lengkap SPMB:
👉 www.smpmplus.sch.id/info_spmb
Ikuti aktivitas dan prestasi MPlus di media sosial:
▶ YouTube : SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring
📸 Instagram : smp_mplus_gunungpring
📘 Facebook : MPlus (SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring)
🎵 TikTok : smpmuhammadiyahplusgunungpring